Update Banjir Bandang Jembatan Kembar Enam Korban Selamat, Evakuasi Berlanjut

Update Banjir Bandang Jembatan Kembar: Enam Korban Selamat, Evakuasi Berlanjut

ANGIN BERITA – kawasan Padang Panjang, Sumatera Barat, tepatnya di kelurahan Silaing Bawah lokasi Jembatan Kembar diterjang galodo atau banjir bandang hebat. Banjir ini membawa material tanah, lumpur, batu besar, dan kayu gelondongan, yang menimbun badan jalan dan jembatan, sehingga akses vital, termasuk jalur nasional menuju Lembah Anai dan kota-kota sekitar, lumpuh total.

Berikut perkembangan terbaru dari dampak bencana:

Enam Korban Selamat Dirawat di Rumah Sakit

  • Dari data resmi aparat, enam warga berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit.
  • Lima korban dirujuk ke RS Yarsi Padang Panjang, sedangkan satu korban dirawat di RSUD Kota Padang Panjang.
  • Korban mengalami luka, terutama pada bagian kaki dan tubuh namun belum ada informasi bahwa korban berada dalam kondisi kritis.

Namun, walaupun ada korban yang selamat penderitaan belum sepenuhnya usai.

Pencarian Korban Hilang Terus Dilakukan

Meskipun enam orang berhasil selamat, aparat menyatakan bahwa masih ada beberapa warga terutama anggota keluarga korban yang belum ditemukan.

Upaya evakuasi dan pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan: unsur TNI-Polri, BPBD, Tagana, dinas kesehatan, dan instansi terkait lainnya.

Dampak Kerusakan Infrastruktur & Akses Lumpuh

Material galodo yang sangat tebal tanah, batu, lumpur, kayu menimbun jembatan dan badan jalan di Jembatan Kembar, sehingga seluruh lalu lintas tersendat. Jalur utama yang menghubungkan Padang Panjang dengan daerah lain via Lembah Anai tidak bisa dilalui.

Pihak berwenang telah menutup akses jalan sementara dan memasang garis polisi. 

Evakuasi dan Koordinasi Darurat

Tim darurat bersama pemerintah lokal bergerak cepat: ambulans dari Pemkot Padang Panjang dan puskesmas dikerahkan, serta upaya evakuasi korban terus dilakukan. Dalam kondisi hujan deras dan potensi cuaca ekstrem masih berlangsung, tim memperingatkan risiko galodo susulan dan meminta warga di daerah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Sisi Tragis: Korban Meninggal & Pencarian Masih Berlanjut

Paralel dengan laporan korban selamat, ada kabar duka: sejumlah korban ditemukan meninggal di aliran sungai di wilayah sekitar, diduga sebagai dampak banjir bandang di Jembatan Kembar.
Identitas korban telah dikonfirmasi dan jenazah telah dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Situasi ini menggambarkan kondisi bencana alam yang tetap sangat berbahaya meski ada upaya evakuasi, risiko bagi warga di daerah rawan tetap nyata.

Imbauan untuk Warga & Pemerintah

  • Warga yang tinggal di bantaran sungai, lereng, atau area rawan longsor di sekitar Padang Panjang dan Lembah Anai sangat dianjurkan untuk menghindari jalur terdampak dan mengikuti instruksi evakuasi.
  • Pemerintah dan instansi terkait diharap mempercepat pembersihan material, perbaikan infrastruktur, dan memperkuat sistem peringatan dini bencana, mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlangsung.
  • Proses pencarian korban hilang harus dilanjutkan secara menyeluruh memberi ruang dan akses bagi tim SAR, serta mendata warga terdampak dengan akurat.

Kejadian di Jembatan Kembar sebuah bencana galodo yang datang tiba-tiba telah menimbulkan duka, luka, dan kerusakan serius. Enam korban berhasil diselamatkan dan dirawat, tetapi upaya evakuasi terus berlanjut karena masih banyak warga belum ditemukan. Akses vital lumpuh, dan proses pemulihan serta penyelamatan menjadi prioritas utama.