Reuni 212 Monas Besok Polda Metro Siapkan 1.214 Polantas, Rekayasa Lalin Situasional

Reuni 212 Monas Besok: Polda Metro Siapkan 1.214 Polantas, Rekayasa Lalin Situasional

ANGIN BERITA – Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat dipastikan kembali menjadi pusat perhatian publik pada hari Selasa, 2 Desember 2025, dengan digelarnya acara akbar tahunan, Reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap dimulai sejak Subuh, acara kali ini dijadwalkan berlangsung pada sore hingga malam hari, berpotensi bersinggungan langsung dengan jam pulang kerja, yang memicu kesiapan khusus dari pihak kepolisian, khususnya dalam hal rekayasa lalu lintas.

Juru Bicara Reuni 212, Aziz Yanuar, memastikan bahwa seluruh perizinan telah lengkap dan persiapan di lokasi, yakni di Silang Monas bagian Tenggara, sudah rampung. Acara akan dimulai dengan Salat Magrib berjemaah, dilanjutkan dengan zikir, wirid, munajat, tausiah para ulama, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa, khususnya mendoakan korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera. Pintu masuk utama untuk peserta akan dibuka dari arah Gerbang Gambir.

Tema yang diusung dalam Reuni Akbar 212 tahun ini adalah “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah”. Panitia juga mengklaim telah mengundang sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Gubernur Pramono bahkan telah mengonfirmasi rencana kehadirannya, menyatakan komitmennya sebagai pemimpin bagi seluruh warganya.

Kesiapan dan Rekayasa Lalu Lintas Polisi

Menyikapi potensi kepadatan massa, khususnya karena waktu pelaksanaan yang dimulai setelah Ba’da Ashar hingga malam hari (pukul 17.00 WIB dan seterusnya), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah mengerahkan personel dalam jumlah signifikan dan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, mengumumkan bahwa sebanyak 1.214 personel Polantas disiagakan. Personel ini bertugas mengantisipasi kepadatan, baik untuk jalur lintasan kedatangan massa dari luar kota maupun di sekitar 67 titik strategis yang kemungkinan terdampak, termasuk simpang Harmoni, Tugu Tani, dan Sarinah.

Komarudin menekankan bahwa pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan secara situasional. Jika mobilisasi massa terpantau sangat tinggi, kepolisian akan melakukan pengalihan arus lebih awal di beberapa ruas jalan utama menuju kawasan Monas, termasuk Jalan Medan Merdeka Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Namun, jika kondisi di lapangan masih memungkinkan, jalur akan tetap dibuka untuk aktivitas masyarakat umum.

Masyarakat yang tidak berkepentingan diimbau untuk menghindari ruas-ruas jalan di sekitar Monas dan mengantisipasi waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan jam pulang kantor. Untuk peserta Reuni 212, kepolisian telah menyiapkan kantong-kantong parkir terbatas. Bus-bus peserta akan diarahkan ke ruas Jalan Benyamin Sueb, sementara kendaraan pribadi dapat memanfaatkan lokasi parkir seperti Parkir IRTI, Parkir Masjid Istiqlal, dan Gedung Pertamina.

Polda Metro Jaya juga mengimbau seluruh peserta untuk mematuhi peraturan berkendara, mengingatkan bahwa semua pelanggaran lalu lintas akan tercatat otomatis melalui kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas publik lainnya di Ibu Kota.