ANGIN BERITA – Dunia otomotif Indonesia kembali bergemuruh dengan kabar membanggakan dari talenta mudanya. Qarrar Firhand Ali, pembalap berbakat yang selama lima tahun terakhir mengasah kemampuan di sirkuit gokart internasional Eropa, resmi mengumumkan langkah transisinya ke balap mobil kursi tunggal (single-seater). Pemuda berusia 15 tahun ini dijadwalkan akan menjalani debut di ajang bergengsi British Formula 4 (F4) Championship 2026.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Jumat (9/1/2026), Qarrar mengungkapkan bahwa tahun ini akan menjadi tonggak sejarah penting dalam karier balapnya. Langkah ini bukan sekadar perpindahan kelas, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk mencapai kasta tertinggi balap mobil dunia, Formula 1.
Strategi Adaptasi: Tiga Seri untuk Fondasi 2027
Berbeda dengan musim kompetisi penuh, Qarrar dan manajemennya mengambil pendekatan yang sangat taktis untuk musim 2026. Ia tidak akan langsung turun di seluruh seri balapan. Sebaliknya, Qarrar dijadwalkan akan mengikuti tiga seri balapan di British F4 2026 sebagai ajang “pemanasan” dan adaptasi.
“Untuk musim 2026 ini, fokus utama saya adalah belajar sebanyak-banyaknya. Saya akan turun di tiga seri balapan terlebih dahulu sebagai bentuk transisi dari gokart ke mobil Formula. Baru pada musim 2027 mendatang, saya akan berkompetisi secara full season di 15 seri yang ada,” ujar Qarrar di hadapan awak media.
Keputusan ini diambil agar Qarrar memiliki waktu yang cukup untuk memahami karakter mobil F4 yang jauh lebih bertenaga dan memiliki sistem aerodinamika yang kompleks dibandingkan gokart. Debut resminya di lintasan Inggris diprediksi akan dimulai pada bulan Juli 2026, bertepatan dengan paruh kedua musim kompetisi.
Mengapa British F4?
Pilihan untuk berlabuh di Inggris, dan bukan di Spanyol atau Italia yang juga memiliki kejuaraan F4 kuat, didasari oleh pertimbangan ekosistem balap yang matang. Inggris dikenal sebagai “rumah” bagi banyak tim Formula 1 dan memiliki sirkuit-sirkuit legendaris yang menguji kemampuan teknis pembalap secara ekstrem.
Selain itu, Qarrar juga mempertimbangkan faktor pendidikan dan lingkungan. Inggris menawarkan integrasi yang baik antara karier profesional di sirkuit dengan pendidikan sekolahnya.
“Kami memilih British F4 karena lingkungannya sangat mendukung, termasuk sekolah yang cocok. Selain itu, sejarah mencatat bahwa banyak pembalap F1 besar lahir dari kompetisi di tanah Inggris,” tambah Qarrar.
Untuk memperlancar jalannya menuju F1, Qarrar saat ini berada di bawah naungan All Road Management. Manajemen ini dipimpin oleh Nicolas Todt, sosok bertangan dingin yang juga membawahi pembalap bintang Ferrari, Charles Leclerc. Bergabungnya Qarrar dalam manajemen elit ini memberikan akses ke fasilitas pelatihan terbaik dan jaringan luas di industri motorsport global.
Persiapan Fisik dan Mental yang Intens
Transisi ke mobil Formula menuntut kekuatan fisik yang jauh lebih besar, terutama pada otot leher, lengan, dan daya tahan jantung (cardiovascular). Sejak pertengahan 2025, Qarrar telah menggenjot latihan fisiknya secara intensif di Italia dan Inggris. Ia juga telah menjalani serangkaian tes privat menggunakan mobil F4 di beberapa sirkuit Eropa untuk membiasakan diri dengan braking point dan downforce.
Meskipun fokus mulai terbagi ke Formula 4, Qarrar menegaskan tidak akan meninggalkan dunia gokart sepenuhnya di awal 2026. Ia masih akan mengikuti beberapa seri gokart internasional kelas utama (OK Junior/OK) untuk menjaga insting balapnya tetap tajam sebelum benar-benar beralih ke kursi tunggal secara permanen.
Harapan Baru Indonesia di Kancah Dunia
Prestasi Qarrar di dunia gokart sebelumnya memang luar biasa. Ia pernah menembus posisi 10 besar Eropa dan sering naik podium di ajang ROK Cup Italia. Konsistensinya di level elit gokart menjadi modal kuat baginya untuk bersaing dengan pembalap-pembalap muda terbaik dunia di British F4.
Dukungan penuh pun mengalir dari keluarga dan para penggemar otomotif di tanah air. Ayahnya, Firhand Ali, yang juga mantan pembalap nasional, terus mendampingi setiap langkah Qarrar. Kehadiran Qarrar di British F4 2026 diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak pembalap muda Indonesia untuk berani bermimpi dan berkompetisi di level dunia.
Dengan dimulainya musim balap 2026 pada bulan April di Donington Park, publik Indonesia akan menantikan momen di bulan Juli saat bendera merah putih kembali berkibar di grid start sirkuit-sirkuit legendaris Inggris melalui aksi Qarrar Firhand Ali.

