ANGIN BERITA – Dalam upaya konkret mengurangi aksi tawuran, anarkisme, dan kenakalan remaja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Komunitas Tangsel Bersatu (TB) mengambil langkah inovatif dengan menggabungkan kampanye sosial, edukasi literasi, dan penyelenggaraan turnamen e-sport sebagai wadah penyaluran energi positif bagi generasi muda. Langkah ini merupakan terobosan baru yang bertujuan mengubah potensi energi negatif menjadi kreativitas dan semangat kompetisi yang sehat.
Aksi terbaru Komunitas TB diwujudkan melalui “TOUR BARENG TB Event Tournament Mobile Legend TB Vol. 1,” yang diselenggarakan di Warkop SALUR Ciputat Timur pada Jumat malam (5/12/2025). Acara ini berhasil menarik minat puluhan tim, membuktikan bahwa kegiatan berbasis hobi dan minat dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menjauhkan Gen-Z dari perilaku merugikan.
Mengubah Energi Negatif Menjadi Positif
Mengusung tema “Ubah Energi Negatif Menjadi Positif Lewat Esport,” kegiatan ini tidak sekadar berfokus pada kompetisi permainan daring. Di baliknya, Komunitas TB secara konsisten membawa pesan sosial yang kuat dengan menggaungkan tagar-tagar penting seperti #StopTawuran, #StopPelecehan, #StopBullying, #StopAnarkis, dan #BunuhNarkoba. Pesan-pesan ini disisipkan melalui setiap sesi acara, menjadikannya platform edukasi informal yang mudah diterima oleh kalangan muda.
Ketua Umum Tangsel Bersatu (TB), Muhammad Aprilyandi, didampingi oleh Ketua Panitia Turnamen Mobile Legend, Anggito G.H., menjelaskan bahwa turnamen ini adalah evolusi dari program-program edukasi yang selama ini mereka jalankan.
“Ini menjadi sebuah terobosan baru yang bertujuan untuk mengurangi hal-hal negatif seperti tawuran pelajar, tawuran antar-pemuda, perselisihan, serta tindakan yang merugikan lainnya,” ujar Aprilyandi. “Kami juga konsisten mengampanyekan stop pelecehan seksual, stop bullying, dan bahaya narkoba, karena ini adalah masalah krusial yang dihadapi anak muda saat ini.”
Memanfaatkan Minat E-Sport Sebagai Solusi
Keputusan untuk menggunakan e-sport khususnya Mobile Legends sebagai kegiatan utama didasari oleh kajian mendalam dan diskusi bersama para pemuda Tangsel. Aprilyandi menambahkan bahwa minat generasi muda terhadap permainan digital sangat tinggi, dan komunitas melihat peluang untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut ke dalam wadah yang lebih konstruktif.
“Setelah berdiskusi dengan banyak pemuda, kami mencari apa yang mereka sukai. Dari situ kami memutuskan untuk membuat agenda program e-sport ini agar energi yang sebelumnya mungkin tersalurkan ke hal negatif bisa berubah menjadi kreativitas dan kompetisi yang sehat,” terangnya.
Kegiatan ini berhasil menjaring sekitar 64 tim peserta, menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Anggito G.H. menambahkan bahwa dengan menyediakan ruang kompetisi yang terorganisir, anak-anak muda dapat belajar tentang sportivitas, kerja sama tim, dan disiplin, nilai-nilai yang bertolak belakang dengan sifat anarkis.
Integrasi dengan Program Literasi
Selain e-sport, Komunitas Tangsel Bersatu juga dikenal aktif dalam menggalakkan literasi. Mereka meyakini bahwa peningkatan minat baca dan diskusi akan memperluas wawasan dan kemampuan berpikir kritis Gen-Z, yang pada akhirnya dapat membentengi mereka dari pengaruh negatif. Program-program literasi ini sering diadakan di ruang publik, perpustakaan mini, atau saat pertemuan komunitas, menjadikannya bagian integral dari upaya mereka dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas.
Inisiatif Komunitas Tangsel Bersatu ini diharapkan menjadi model percontohan bagi komunitas lain di Indonesia. Dengan merangkul hobi dan minat generasi muda, serta mengintegrasikannya dengan pesan-pesan moral dan edukasi yang relevan, pencegahan tawuran dan anarkisme dapat dilakukan secara lebih efektif dan menyenangkan, menjauhkan Gen-Z dari jalan kekerasan menuju prestasi.

