Mahasiswa RI di London Temui Prabowo, Dorong Kerja Sama Pendidikan

Mahasiswa RI di London Temui Prabowo, Dorong Kerja Sama Pendidikan

ANGIN BERITA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menjadi pusat perhatian saat melakukan kunjungan kerja ke London, Inggris. Di sela-sela agenda resmi, Prabowo menyempatkan diri bertemu dengan mahasiswa dan diaspora Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di kota global tersebut. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme, serta memunculkan harapan besar dari para mahasiswa mengenai perluasan kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Inggris terutama dalam kemungkinan kolaborasi akademik dengan universitas-universitas bergengsi di Inggris.

Sambutan Hangat Mahasiswa dan Diaspora

Pertemuan tersebut berlangsung di Salah satu lokasi di London, yang dihadiri oleh mahasiswa Indonesia dari berbagai universitas ternama seperti University College London (UCL), University of Oxford, University of Sussex, dan lainnya. Para mahasiswa menyambut kedatangan Presiden Prabowo dengan penuh kegembiraan dan antusias. Banyak dari mereka yang mengaku terkesan dengan sikap rendah hati Prabowo yang aktif menyapa, menyalami, serta berbincang singkat dengan mahasiswa dan warga diaspora Indonesia.

“Sikap beliau sangat humble (rendah hati). Beliau menyapa dan menyalami banyak masyarakat, dari tim KBRI sampai para mahasiswa,” kata Adhya, seorang mahasiswi program magister di UCL. Hal ini menjadi momen berkesan sekaligus memberikan semangat bagi para pelajar Indonesia di Inggris.

Selain itu, mahasiswa lainnya Alma, yang sedang menempuh studi Master of Business Management di University of Sussex, mengatakan bahwa kesempatan bertemu langsung dengan Presiden merupakan pengalaman luar biasa yang akan selalu ia ingat. Kehadiran Prabowo dinilai memberikan motivasi kuat bagi mereka untuk terus belajar dan membawa perubahan positif bagi Indonesia kelak.

Harapan untuk Perluasan Kerja Sama Pendidikan

Para mahasiswa tidak hanya menyampaikan kekaguman atas sikap Presiden, tetapi juga menyampaikan pesan penting terkait masa depan pendidikan Indonesia. Salah satu poin penting yang mereka angkat adalah harapan agar pemerintah dapat memperluas kerja sama pendidikan dengan institusi akademik terkemuka di Inggris, khususnya dengan anggota Russell Group Universities.

Russell Group adalah konsorsium universitas riset terkemuka di Inggris yang meliputi institusi-institusi seperti University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London, London School of Economics (LSE), dan King’s College London, yang dikenal secara global karena kualitas pendidikan, penelitian, serta jaringan internasionalnya. Dukungan terhadap kerja sama semacam ini juga disuarakan oleh sejumlah tokoh politik di Indonesia, termasuk anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Prabowo menjalin kerja sama dengan kampus bergengsi Inggris demi peningkatan kualitas SDM Indonesia melalui riset, sains, dan teknologi.

Adhya dan mahasiswa lainnya berharap bahwa kerja sama pendidikan ini tidak hanya memberikan kesempatan belajar bagi diaspora yang sudah berada di luar negeri, tetapi juga membuka peluang bagi lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk studi di luar negeri serta memperkuat kerja sama riset dan transfer ilmu pengetahuan.

“Kami berharap kerja sama tersebut bisa menjadi jembatan antara kedua negara, sehingga mahasiswa di Indonesia juga memiliki kesempatan pendidikan yang sama,” tambah Adhya.

Tindak Lanjut Pemerintah Indonesia

Kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris yang termasuk agenda diplomasi dan kerja sama strategis kedua negara juga diwarnai oleh kegiatan pejabat tinggi lain, seperti pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di London yang fokus pada penguatan jejaring akademik global. Agenda ini melibatkan organisasi diaspora, profesor, peneliti, serta mahasiswa penerima beasiswa pemerintah Indonesia yang sedang belajar di Inggris.

Di tingkat nasional, pemerintah Indonesia juga tengah menyiapkan langkah konkret untuk memperluas kesempatan pendidikan. Dalam beberapa pernyataan resmi terbaru, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penguatan pendidikan, terutama di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), serta perluasan jangkauan beasiswa nasional melalui program seperti LPDP untuk mencetak lebih banyak talenta unggul yang dapat bersaing di kancah global.

Usaha ini mencerminkan fokus pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan kapabilitas sumber daya manusia Indonesia, bukan hanya melalui akses pendidikan tinggi di dalam negeri, tetapi juga melalui kolaborasi internasional yang strategis dan saling menguntungkan. Indonesia dan Inggris pun sebelumnya telah menjajaki kerja sama pendidikan di beberapa kesempatan, termasuk dukungan dari universitas-universitas Inggris untuk program-program bersama dengan Indonesia.

Pesan dari Mahasiswa: Indonesia Emas 2045

Para mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan harapan yang lebih luas terhadap masa depan Indonesia. Tidak hanya berfokus pada pendidikan, mereka berharap kemajuan di sektor kesehatan, ekonomi, dan teknologi juga terus didorong, sehingga pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Semangat Indonesia Emas 2045 sebuah visi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju menjadi salah satu inspirasi utama bagi generasi muda ini untuk terus mengembangkan diri dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.