ANGIN BERITA – Meski kalah 10 kali di kualifikasi, Bolivia masih punya peluang ke Piala Dunia 2026 melalui jalur play-off. Meksiko bersiap menjadi tuan rumah, sementara dunia sepak bola diramaikan dengan berbagai berita terkini, termasuk perkembangan Timnas Indonesia dan persiapan peluncuran produk teknologi.
Meski mengalami 10 kekalahan selama babak kualifikasi, peluang Bolivia untuk tampil di putaran final turnamen sepak bola dunia terbesar, yang akan digelar di Amerika Utara tahun depan, masih terbuka. Persaingan untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026 semakin memanas. Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sudah dipastikan lolos sebagai tuan rumah bersama, sementara negara-negara lain berjuang keras untuk mengamankan tempat mereka di ajang bergengsi ini.
1. Bolivia: Harapan Kembali ke Piala Dunia
Bolivia membuat kejutan besar dalam kualifikasi Zona CONMEBOL. Pada pertandingan krusial melawan Brasil, La Verde menang 1–0 berkat penalti yang dieksekusi oleh Miguel Terceros. Kemenangan ini memastikan mereka finis di posisi ketujuh klasemen, sehingga berhak melaju ke playoff antar-konfederasi untuk tiket Piala Dunia 2026. Itu adalah kemenangan monumental bagi Bolivia.
Mereka belum pernah tampil di Piala Dunia sejak 1994, dan jika berhasil melewati babak playoff, ini akan menjadi momen kembalinya mereka ke panggung dunia setelah lebih dari tiga dekade. Sistem playoff antar-konfederasi untuk Piala Dunia 2026 berlangsung pada bulan Maret 2026, melibatkan enam tim dari berbagai benua. Bolivia kemungkinan akan menghadapi tim dari Asia, Afrika, Oseania, atau CONCACAF untuk merebut dua slot terakhir menuju putaran final.
Selain itu, posisi tujuh Bolivia juga dipengaruhi hasil pertandingan lain: kemenangan mereka sekaligus didorong oleh kekalahan Venezuela dari Kolombia pada laga terakhir kualifikasi.
Figur Kunci: Miguelito
“Sang pahlawan malam itu” adalah Miguel Terceros, yang dikenal juga sebagai “Miguelito”. Penaltinya tak hanya membawa Bolivia ke playoff, tetapi juga semakin menegaskan statusnya sebagai bintang muda yang bisa membawa tim nasional ke era baru.
Namun, jalan Bolivia belum mulus. Di tempat lain, tim seperti Kolombia sudah mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia setelah menang atas Bolivia di laga sebelumnya, menunjukkan betapa kompetitifnya kualifikasi CONMEBOL.
2. Meksiko: Tuan Rumah Siap Sambut Dunia
Sebagai salah satu negara penyelenggara Piala Dunia 2026, Meksiko tengah mempersiapkan stadion legendaris Estadio Azteca agar siap untuk turnamen. Stadion ikonik ini sedang direnovasi besar-besaran untuk memenuhi standar FIFA.
Beberapa perubahan penting di Azteca antara lain:
- Lapangan hybrid (kombinasi rumput alami dan sintetis) dengan sistem ventilasi dan hisap untuk menjaga kualitas permukaan.
- Fasilitas baru seperti ruang ganti modern, elevator, serta zona hospitality yang ditingkatkan.
- Renovasi struktur tribun dan atap, termasuk penggunaan material ringan dan sistem energi pintar.
- Penambahan LED di bagian fasad stadion serta sistem konektivitas Wi-Fi generasi baru.
Rencananya, Azteca akan dibuka kembali Maret 2026, sekitar 75 hari sebelum kick-off Piala Dunia. Kapasitasnya pun ditingkatkan mendekati 90.000 penonton, menjadikannya salah satu venue paling besar dan bersejarah di turnamen.
Namun, proyek renovasi ini juga menghadapi kritik. Beberapa warga lokal, terutama komunitas di sekitar stadion, menyuarakan kekhawatiran terkait dampak sosial seperti kelangkaan air dan tekanan infrastruktur akibat proyek besar ini.
Selain itu, nama stadion pun sempat berubah: dalam kesepakatan sponsor, Azteca akan dikenal sebagai Estadio Banorte. Meski begitu, saat Piala Dunia berlangsung, stadion ini akan disebut Estadio Ciudad de México sesuai peraturan FIFA.
3. Kabar Sepak Bola Terkini Menuju Piala Dunia 2026
- Playoff Antar-Konfederasi Bolivia akan menghadapi tantangan playoff antar-konfederasi pada Maret 2026. Format kompetisi ini melibatkan enam tim dari berbagai benua untuk memperebutkan dua tiket terakhir ke putaran final.
- Perubahan Format dan Ekspansi Piala Dunia 2026 adalah yang pertama dengan 48 tim, meningkat dari format 32 tim sebelumnya. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari konfederasi yang sebelumnya sulit lolos.
- Perhatian ke Infrastruktur peningkatan stadion di Meksiko, termasuk Azteca, sedang dipantau ketat. Renovasi yang masif mencerminkan ambisi tuan rumah untuk memberikan pengalaman terbaik, tetapi juga memperlihatkan sisi tantangan sosial dan logistik.
- Pengaruh Lokal dan Global kabar keberhasilan Bolivia menembus playoff menyoroti semangat nasional yang kembali membara. Sementara itu, persiapan Meksiko sebagai tuan rumah menegaskan tanggung jawab besar sebagai penyelenggara global tidak hanya soal stadion, tetapi juga dampak masyarakat sekitar.

