Pemain Teknologi Global Berkumpul di CHTF Shenzhen 2025

Pemain Teknologi Global Berkumpul di CHTF Shenzhen 2025

ANGIN BERITA – Pameran Teknologi Tinggi China (China Hi-Tech Fair/CHTF) ke-27, salah satu pameran teknologi terbesar di negara itu, resmi dibuka pada Jumat (14/11) di Shenzhen, pusat teknologi yang berkembang pesat di China selatan.

Acara ini menarik lebih dari 5.000 perusahaan dan organisasi internasional dari 100 lebih negara dan kawasan untuk menampilkan berbagai kemajuan teknologi terbaru yang membentuk industri global.

Mengusung tema “Teknologi Memimpin Pembangunan, Industri Mengintegrasikan Peleburan” (Technology Leads Development, Industry Integrates Fusion), ajang tiga hari yang menempati area seluas 400.000 meter persegi ini menampilkan 22 area ekshibisi, termasuk peralatan nasional utama, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan robotika, semikonduktor dan sirkuit terpadu (integrated circuit/IC), barang elektronik konsumen, serta ekonomi ketinggian rendah dan kedirgantaraan komersial. Lebih dari 5.000 produk, teknologi, dan inovasi baru dipamerkan untuk mewakili bidang-bidang terobosan ilmiah baru di tingkat global.

Keberagaman Peserta yang Mempesona

CHTF Shenzhen 2025 kali ini dihadiri oleh lebih dari 3.500 perusahaan teknologi terkemuka, termasuk beberapa pemain besar seperti Huawei, Tencent, Alibaba, Samsung, dan Intel. Tidak hanya perusahaan China, namun juga banyak perusahaan internasional dari berbagai negara turut berpartisipasi, menunjukkan betapa pentingnya Shenzhen sebagai pusat pertemuan bagi pemimpin teknologi dunia.

Pameran ini menampilkan berbagai sektor teknologi yang mencakup kecerdasan buatan (AI), 5G, Internet of Things (IoT), robotika, kendaraan listrik (EV), serta teknologi baru seperti blockchain dan komputasi kuantum. Teknologi terdepan ini menjanjikan untuk mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, dari cara kita bekerja hingga bagaimana kita berinteraksi dengan dunia sekitar.

Inovasi Teknologi yang Menonjol

Salah satu tema yang paling mencolok dalam CHTF 2025 adalah kemajuan dalam teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pengaruhnya terhadap industri dan masyarakat. Sejumlah startup AI lokal dan global memamerkan produk dan solusi mereka, termasuk aplikasi AI dalam kesehatan, keuangan, dan transportasi. Selain itu, ada beberapa demonstrasi menarik tentang penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan chatbot yang semakin canggih hingga perangkat wearable yang dapat memantau kondisi kesehatan secara real-time.

Di sisi lain, sektor 5G juga mencuri perhatian. Huawei, sebagai salah satu pemimpin industri 5G, menampilkan solusi jaringan 5G mereka yang tidak hanya menjanjikan kecepatan internet yang lebih tinggi, tetapi juga membuka peluang baru untuk inovasi dalam industri otomotif, smart city, dan pendidikan. Dalam presentasinya, Huawei mengungkapkan bahwa 5G akan menjadi kunci dalam mendorong ekonomi digital global dalam beberapa tahun ke depan.

Selain itu, kendaraan listrik (EV) dan infrastruktur terkaitnya juga menjadi salah satu fokus utama di CHTF 2025. Perusahaan-perusahaan seperti BYD dan NIO memperkenalkan mobil listrik terbaru mereka yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Mereka juga menyoroti pentingnya pengembangan infrastruktur pengisian daya yang lebih cepat dan lebih luas, yang akan mendukung adopsi kendaraan listrik secara global.

Dampak CHTF pada Ekonomi Global

Pameran CHTF ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan ekonomi antara China dan negara-negara lainnya. Bagi banyak perusahaan, terutama yang berbasis di Asia dan Eropa, CHTF adalah kesempatan untuk menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan China, yang terus menjadi kekuatan dominan dalam industri teknologi global.

Menurut laporan dari Dewan Pengembangan Perdagangan Internasional China (CCPIT), lebih dari 50.000 pembeli dan pengunjung dari luar negeri menghadiri CHTF 2025, mencerminkan minat yang terus berkembang terhadap pasar teknologi China yang sangat besar. Hal ini membuka peluang bagi perusahaan internasional untuk memasuki pasar China yang semakin berkembang, sementara perusahaan China juga dapat memperluas jangkauan mereka ke pasar internasional.