ANGIN BERITA – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat, memastikan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera dapat menjangkau daerah-daerah terisolasi. Hal ini disampaikan AHY dalam kunjungannya ke lokasi bencana di provinsi Sumatera Barat dan Jambi, yang baru saja dilanda banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
AHY yang juga merupakan anggota Dewan Pengarah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa pihaknya, bersama dengan berbagai organisasi kemanusiaan dan relawan, terus bekerja keras untuk memastikan bantuan bisa sampai ke seluruh korban tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berada di kawasan terpencil.
“Bencana alam yang melanda Sumatera kali ini sangat luar biasa dampaknya. Tidak hanya merusak rumah, namun juga mengisolasi banyak daerah. Kami bersama tim relawan dan aparat setempat terus berkoordinasi untuk memastikan bantuan yang sangat dibutuhkan bisa menjangkau setiap sudut wilayah yang terdampak, baik yang mudah dijangkau maupun yang terisolasi,” ujar AHY dalam keterangan pers setelah melakukan pemantauan langsung di beberapa titik.
Bencana yang melanda Sumatera dimulai pada akhir November 2025, ketika hujan lebat yang mengguyur beberapa hari berturut-turut menyebabkan sungai-sungai meluap dan tanah longsor di sejumlah titik. Akibatnya, puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, dengan banyak wilayah yang terisolasi akibat akses jalan yang tertutup longsor atau banjir. Beberapa daerah yang terdampak parah antara lain Kabupaten Pesisir Selatan, Solok, dan Jambi, yang sebagian besar mengalami kerusakan infrastruktur dan komunikasi.
AHY juga mengungkapkan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, BNPB, serta relawan dari berbagai elemen masyarakat berjalan dengan sangat baik.
“Kami semua bergerak cepat. Pemda dan relawan sudah melakukan upaya evakuasi dan penyaluran bantuan, namun tantangan terbesar adalah mengakses beberapa daerah yang sulit dijangkau,” tambahnya.
Di beberapa daerah yang terisolasi, AHY juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk memastikan bantuan sampai tepat waktu. Salah satu strategi yang digunakan adalah penyaluran bantuan melalui jalur udara menggunakan helikopter untuk membawa makanan, obat-obatan, dan peralatan medis ke daerah-daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, beberapa kendaraan off-road juga diterjunkan untuk membuka akses jalan yang tertutup.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga menyerukan kepada masyarakat dan semua pihak untuk terus memberikan dukungan, baik secara materiil maupun moril kepada para korban bencana.
“Saat seperti ini, solidaritas sangat penting. Kami mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ungkapnya.
AHY memastikan bahwa distribusi bantuan akan terus dipantau, dan pemerintah pusat bersama dengan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan di lapangan. Selain bantuan darurat, ia juga menegaskan perlunya program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana untuk memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak secara berkelanjutan.
Dengan semangat gotong royong, AHY yakin bahwa proses pemulihan pasca-bencana ini akan berjalan dengan lancar dan masyarakat Sumatera dapat kembali bangkit setelah musibah yang menimpa mereka.

