Gladies Lariesa Tetap Unggulan Indonesia di SEA Games 2025

Gladies Lariesa Tetap Unggulan Indonesia di SEA Games 2025

ANGIN BERITA – Persiapan tim loncat indah Indonesia menuju SEA Games 2025 Thailand makin memanas. Deretan atlet pelatnas unjuk gigi dengan tampil dalam Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025 yang digelar di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (24/11/2025). Ajang ini menjadi momentum penting karena menjadi batu ujian terakhir sebelum daftar atlet loncat indah yang diberangkatkan ke SEA Games 2025 Thailand diumumkan.

Komite Teknis (Komtek) Loncat Indah, Pranarta, menegaskan bahwa IOAC 2025 bukan sekadar pertandingan tahunan, melainkan fase penentu untuk menilai kesiapan dan mental bertanding para atlet.

“Untuk sektor senior putri, Gladies masih jadi unggulan. Ia tetap atlet terbaik putri Indonesia saat ini,” ujar Pranarta.

Momentum Penilaian Menuju SEA Games

Ajang IOAC 2025 yang digelar di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, menjadi ujian penting bagi atlet loncat indah nasional. Menurut Komite Teknis (Komtek) Loncat Indah, Pranarta, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi rutin: “IOAC 2025 … fase penentu untuk menilai kesiapan dan mental bertanding para atlet.”

Dalam kategori senior putri, Gladies Lariesa disebut sebagai atlet terbaik saat ini. “Gladies masih jadi unggulan,” tegas Pranarta.

Penampilan Memukau di IOAC 2025

Di IOAC 2025, Gladies turun di nomor Sinkro Menara dan dijadwalkan akan tampil lagi di nomor Individu Menara. Penampilannya menjadi sorotan karena kualitas loncatan dan kepercayaan diri yang terlihat semakin matang.

Usai tampil, Gladies mengaku optimis menghadapi evaluasi terakhir menuju SEA Games: “Latihan terakhir juga ada banyak perkembangan,” ujarnya. Kendati disebut unggulan, ia memilih merendah: “Kalau Tuhan izinkan, Gladies siap. Itu impian sejak lama.”

Satu hal menarik, menurut Gladies, musuh terberat tidak selalu dari atlet lain, tetapi dari diri sendiri. “Kalau kita takut sama diri sendiri, sama saja selesai,” ujarnya, menggarisbawahi pentingnya mental kuat di loncat indah.

Rekam Jejak dan Prestasi

Gladies bukanlah nama baru di loncat indah nasional. Di Kejurnas Akuatik 2025, ia sempat meraih medali emas di nomor 3 meter terbuka putri dengan skor 258,20 poin, jauh meninggalkan pesaing-pesaingnya. Meski demikian, Gladies tetap merasa belum maksimal ia menargetkan skor hingga 300 poin dan akan melakukan evaluasi agar loncatan lebih sempurna di masa mendatang.

Sebelumnya, Gladies juga pernah berprestasi di SEA Games 2023 di Kamboja, meraih medali perak dan perunggu. Prestasi tersebut menegaskan konsistensinya dan memberi landasan kuat bagi harapan tim loncat indah Indonesia di SEA Games 2025.

Strategi Tim Loncat Indah dan Target SEA Games

Pelatih Ronald Herbintoro menyebut bahwa tim loncat indah Indonesia menargetkan dua medali di SEA Games 2025 satu perak dan satu perunggu. Sebagai salah satu atlet andalan putri, Gladies diharapkan bisa membawa prestasi tersebut atau bahkan lebih baik lagi.

Ronald menyebut bahwa Gladies akan cukup dimatangkan di nomor menara, meski itu bukan nomor favoritnya: “Tantangannya … karena ini bukan nomor yang biasa Gladies mainkan.”

Kompetisi IOAC menjadi bagian dari persiapan akhir bagi Gladies dan rekan-rekannya. Pranarta menegaskan, meski SEA Games tinggal beberapa minggu lagi, masih ada waktu untuk mengevaluasi performa dan memperbaiki aspek-aspek teknis.

Tekanan dan Harapan

Sebagai unggulan, Gladies menghadapi tekanan besar, baik dari kompetitor maupun ekspektasi publik. Tetapi dengan sikap rendah hati dan mental yang semakin matang, ia menunjukkan bahwa beban itu bisa dihadapi dengan percaya diri.

Bagi tim loncat indah Indonesia, Gladies adalah aset penting dengan potensi medali di SEA Games dan peranan sebagai figur muda yang bisa menginspirasi regenerasi atlet. IOAC 2025 menjadi momen penting, karena bukan hanya soal prestasi jangka pendek, tetapi penilaian kesiapan tim menuju salah satu ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara.

Pandangan Masa Depan

Jika Gladies mampu mempertahankan performa seperti di IOAC dan terus berkembang, peluangnya untuk meraih medali di SEA Games 2025 terbuka lebar. Selain itu, keberhasilannya bisa mendorong loncat indah Indonesia lebih kompetitif dan meningkatkan perhatian publik pada cabang ini.

Sementara itu, Komite Teknis akan terus memantau atlet-atlet pelatnas lainnya. Menurut Pranarta, persaingan sangat ketat karena beberapa atlet muda menunjukkan perkembangan pesat. Namun, Gladies tetap menjadi “bintang” yang paling bersinar dan diharapkan menjadi tulang punggung kontingen loncat putri.