Nidal Mahmoud Juara ICB International Byon Combat 6

Nidal Mahmoud Juara ICB International Byon Combat 6

ANGIN BERITA – Gelanggang Tennis Indoor Senayan, Jakarta menjadi saksi bisu lahirnya juara baru tinju internasional. Dalam ajang akbar Byon Combat Showbiz Vol 6: Indonesia vs Malaysia II yang memanaskan rivalitas dua negara, petarung andalan Indonesia Nidal Mahmoud, berhasil mengukir namanya di puncak dengan merebut Sabuk Juara ICB (International Championship Belt) International kelas Cruiserweight setelah menumbangkan lawannya, Ardam Machmud, dalam pertarungan yang penuh drama dan intensitas.

Kemenangan Nidal Mahmoud ini tak hanya menambah koleksi gelar bagi dirinya, tetapi juga menjadi momen penting bagi peta persaingan tinju profesional di Asia Tenggara, terutama di kelas Cruiserweight. Laga yang telah lama dinantikan ini merupakan salah satu main event yang paling menyita perhatian pada gelaran Byon Combat edisi keenam, yang diselenggarakan pada Sabtu malam, 22 November 2025.

Pertarungan Penuh Gengsi dan Jual Beli Pukulan

Sejak bel pembuka dibunyikan, atmosfer tegang langsung menyelimuti arena. Nidal Mahmoud, yang dikenal dengan julukan “King Joker,” memasuki ring dengan kepercayaan diri tinggi, menghadapi Ardam Machmud yang juga datang membawa rekor mentereng dan ambisi besar untuk merebut gelar ICB International yang pertama kali diperebutkan di Asia pada kelas ini.

Pertarungan perebutan gelar ICB International ini diprediksi akan berlangsung sengit, dan kenyataannya melampaui ekspektasi. Kedua petarung menunjukkan intensitas tinggi sejak ronde awal. Ardam Machmud, yang dikenal memiliki power pukulan yang mematikan, berusaha menekan Nidal dengan kombinasi hook dan jab cepat. Namun, Nidal menunjukkan pertahanan yang solid dan kecerdikan dalam bergerak, membuatnya mampu menghindari serangan-serangan berbahaya tersebut.

Memasuki ronde-ronde tengah, Nidal Mahmoud mulai menemukan ritme permainannya. Mengandalkan footwork lincah dan counter-punch yang akurat, ia berhasil membalikkan tekanan. Beberapa kali pukulan straight Nidal mendarat telak di wajah Ardam, memaksanya untuk mundur dan mencari jarak aman. Kecepatan dan timing Nidal menjadi kunci utama untuk meredam agresivitas lawannya.

Ronde Penentu dan Keputusan Juri

Klimaks pertarungan terjadi pada ronde-ronde akhir, di mana kedua petarung menyadari bahwa kemenangan akan ditentukan oleh stamina dan heart mereka. Ardam Machmud melakukan all-out attack, mencoba memburu KO. Arena riuh rendah oleh sorak sorai penonton yang terbelah mendukung kedua jagoan.

Dalam momen krusial tersebut, Nidal Mahmoud menunjukkan ketenangan seorang juara. Meskipun sempat terdesak, ia berhasil bertahan dan melancarkan serangan balasan yang lebih efektif. Ia menunjukkan jab yang konstan dan sesekali melepaskan uppercut keras yang membuat Ardam terlihat goyah.

Setelah 10 ronde penuh gairah dan adu teknik di atas ring, bel akhir berbunyi, menandakan pertarungan harus diserahkan kepada keputusan juri. Ketegangan memuncak saat MC mengumumkan hasil.

Para juri akhirnya memberikan keputusan kemenangan angka mutlak (unanimous decision) bagi Nidal Mahmoud. Dengan skor yang menunjukkan dominasi tipis namun meyakinkan, Nidal Mahmoud secara sah dinobatkan sebagai pemegang Sabuk ICB International kelas Cruiserweight yang baru.

Implikasi Kemenangan dan Masa Depan Nidal

Kemenangan ini bukan hanya sekadar gelar; ini adalah penegasan posisi Nidal Mahmoud di kancah tinju regional. Sabuk ICB International membuka jalan bagi Nidal untuk menantang petarung-petarung internasional di level yang lebih tinggi dan memperkuat reputasinya sebagai salah satu petinju kelas Cruiserweight terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.

Dalam sesi wawancara pasca-pertarungan, Nidal Mahmoud mengungkapkan rasa syukur dan bangganya.

“Ini adalah hasil dari kerja keras dan dukungan luar biasa dari semua pendukung di seluruh Indonesia. Saya berterima kasih kepada tim saya dan juga lawan saya, Ardam, yang telah memberikan pertarungan hebat. Sabuk ini adalah milik kita semua,” ujar Nidal dengan wajah penuh haru, sambil mengangkat sabuk emas ICB International tinggi-tinggi.

Di sisi lain, promotor Byon Combat, Yoshua Marcellos, juga menyampaikan apresiasinya atas kualitas pertarungan yang disajikan.

“Laga perebutan ICB International ini membuktikan bahwa combat sport Indonesia memiliki potensi kelas dunia. Kami bangga Nidal Mahmoud berhasil merebut gelar bergengsi ini di panggung Byon Combat Showbiz Vol 6,” kata Cellos.

Dengan kemenangan dramatis ini, Nidal Mahmoud telah mengukir babak baru dalam karier tinjunya, sekaligus menjadi motivasi bagi petarung-petarung muda lainnya di Indonesia. Dunia kini menantikan langkah selanjutnya dari “King Joker” di arena internasional.