ANGIN BERITA – Penantian panjang hampir tiga dekade akhirnya berakhir. Tim Nasional Norwegia secara resmi mengamankan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Keberhasilan yang monumental ini tidak terlepas dari peran sentral mega bintang mereka, Erling Braut Haaland, yang tampil bak mesin gol tanpa henti sepanjang babak Kualifikasi Zona Eropa.
Klaim tiket langsung ke Piala Dunia dikunci dalam sebuah malam dramatis di San Siro, Milan, pada Senin (17/11/2025) dini hari WIB, ketika Norwegia menghancurkan juara empat kali Piala Dunia, Italia, dengan skor telak 4-1. Dua dari empat gol kemenangan tersebut dicetak oleh Haaland, menegaskan statusnya sebagai pahlawan nasional yang mengakhiri puasa tampil di ajang sepak bola terbesar dunia sejak tahun 1998.
Memimpin Grup dengan Sempurna
Norwegia menutup Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup I dengan catatan yang benar-benar sempurna. Mereka menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan, mengumpulkan 24 poin, dan meninggalkan Italia di posisi runner-up yang harus berjuang melalui babak playoff. Yang lebih mencengangkan, dominasi Norwegia didukung oleh statistik gol yang fantastis: mencetak total 37 gol dan hanya kebobolan lima kali.
Dari total 37 gol Norwegia, kontribusi Haaland mencapai persentase yang luar biasa, yakni 16 gol sekitar 43% dari seluruh gol tim. Striker Manchester City itu bahkan mencetak gol di setiap pertandingan kualifikasi yang dimainkannya, memantapkan posisinya sebagai top skor Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa.
“Saya senang, tapi lebih merasa lega,” ujar Haaland usai pertandingan melawan Italia, menggambarkan beban besar yang terangkat dari pundaknya.
“Ada banyak tekanan, dan saya merasakannya. Norwegia belum pernah lolos ke Piala Dunia sepanjang hidup saya, jadi ini menjadi hal yang sangat berarti. Sangat bersejarah,” tambahnya.
Bagi Haaland, yang kini berusia 25 tahun, ini adalah kesempatan pertamanya untuk tampil di turnamen yang mempertemukan negara-negara terbaik di dunia.
Pujian Setinggi Langit dari Pep Guardiola
Keberhasilan Haaland mengantarkan negaranya ke panggung global disambut hangat oleh manajernya di Manchester City, Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol itu tak segan melontarkan pujian setinggi langit, bahkan menyebut Haaland sangat layak berada di turnamen bergengsi tersebut.
“Erling adalah pemain kelas dunia, salah satu yang terbaik, dan dia sangat pantas bermain di Piala Dunia,” kata Guardiola dalam konferensi pers tak lama setelah pengumuman kelolosan Norwegia. “Anda melihat kontribusinya. Dia tidak hanya membawa timnya lolos, dia memimpin mereka. Dia mencetak hampir separuh gol tim di kualifikasi. Itu menunjukkan betapa besarnya dampak seorang Erling Haaland.”
Guardiola sebelumnya sempat berseloroh tentang Haaland yang harus menjadi penonton di Piala Dunia 2022 karena Norwegia gagal lolos. Kini, mantan pelatih Barcelona itu lega karena talenta sebesar Haaland akhirnya bisa unjuk gigi di pentas yang setara dengan kelasnya.
“Dia adalah tipe pemain yang harus dilihat oleh dunia. Piala Dunia adalah panggung terbesar, dan keberadaan Erling di sana membuatnya makin lengkap. Dia sudah memenangkan banyak hal di level klub, dan saya tahu betapa pentingnya bermain untuk negaranya di turnamen besar. Tekanan itu ada, dan dia menanggungnya dengan luar biasa,” pungkas Guardiola, yang menilai mentalitas Haaland sama hebatnya dengan kemampuan mencetak golnya.
Mengakhiri Penantian Panjang
Lolosnya Norwegia ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar pencapaian olahraga, melainkan juga akhir dari penantian emosional selama 28 tahun. Terakhir kali negara Skandinavia ini berpartisipasi adalah pada Piala Dunia 1998 di Prancis, sebuah tim yang salah satunya diperkuat oleh Alf-Inge Haaland, ayah dari Erling.
Dengan kombinasi talenta muda seperti Erling Haaland dan Antonio Nusa, serta pemain berpengalaman lainnya, Timnas Norwegia di bawah asuhan pelatih Ståle Solbakken kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Gaya bermain mereka yang lugas, cepat, dan sangat efektif terutama dalam memanfaatkan ketajaman “Sang Robot” di lini depan terbukti menjadi kunci kesuksesan.
Saat Erling Haaland kini melangkah maju untuk membawa bendera negaranya di panggung dunia, para penggemar sepak bola di seluruh dunia, termasuk Pep Guardiola, akan menyaksikan salah satu striker paling mematikan di era modern akhirnya beraksi di pentamen terakbar. Tekanan besar telah sirna, yang tersisa hanyalah euforia dan harapan besar untuk melihat apa yang bisa dicapai Norwegia di Piala Dunia 2026.

